Kirei Isekai | Blog Informatif Cara kerja dan Perkembangan Teknologi Jaringan 5G yang Harus Kalian Tau

Cara kerja dan Perkembangan Teknologi Jaringan 5G yang Harus Kalian Tau

Perkembangan Teknologi jaringan 5G yang Wajib Kalian Ketahui

        Perlu kita ketauhi teknologi 5G ini berkaitan erat dengan internet of things yang membuat kita, apapun itu terhubung ke internet. Internet of things ini mulai hits sejak 2018 yang dimulai dari smart watch. Paling signifikan itu adanya smartlive dan di beberapa sector lainnya. Dengan Iot ini memunculkan yang Namanya transparansi data oleh karena itu kita harus menjaga dan menghargai yang Namanya privasi. Berpikirlah dahulu sebelum mengekspose sesuatu ke internet. jangan share hal pribadi ke intenet seperti sandi plat dan lainnya. Agar dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat, iot ini harus mengembangkan standar keamanan yang baik.

        perkembangan jaringan internet mulai dari 1G, 2G, 3G, 4G, dan 5G. jaringan yang membagi frekuensi pada waktu yang berbeda ke user yang berbeda  dinamakan 1G jaringan 1G menggunakan telnologi seluler GSM. Berlanjut ke 2G ini memberikan satu frekuensi pada satu waktu ke satu user hal ini tidaklah efisien jaringan 2G menggunakan GSM dan CDMA. Lanjut di 3G sudah mulai menggunakan code dan membagi beberapa user dengan code, jika terlalu banyak user ini akan terjadi interferens. Lanjut ke 4G menggunakan teknologi baru yang dikenal dengan LTE dan menggunakan sinyal fromat OFDMA. Lanjut ke 5G yang mengembangkan versi dari 4G sehingga membuat kita menggunkan banyak frekuensi dan 5G menggabungkan konsep dari 3D didalamnya yaitu menggunakan konsep code yang terhubung dengan 5G dan digunakan dalam IoT sehingga mempermudah kehidupan kita. Banyak yang bertanya apakah frekuensi yamg tinggi dari 5G membahayakan tubuh? Jawaban pemateri tidak karena semakin tinggi frekuensi semakin rendah impact ke badan kita.

Baca juga : Cara Belajar Bahasa Pemrograman

Project 5G atau nama formalnya yaitu IMT-2020 (International mobile telecomunication). Perlu kita ketahui apa itu 5G pada dasarnya yaitu suatu platform untuk menghubungkan semuanya yang bisa terpikirkan. Tentunya ada rencana yang diharapkan dari adanya 5G ini dalam perkembangan di dunia internet dan mucul beberapa tantangan di era ini untuk 5G ini yang pertama itu Ultra high throughput. Ultra high throughput yang diharapkan dan di rencanakan pada jaringan 5G ini mencapai 10Gbit/sec yang artinya pengiriman data sangat cepat. Kedua Ultra large connection yang berarti dapan mencakup dan menampung device dan user yang sangat banyak, di rencanakan mencapai 1million device/km2. Ketiga ada ultra low latency, latency disini yaitu permintaan atau request kita ke server atau source maka dengan ultra low latency ini membuat tidak ada nya delay sehingga mempercepat semua proses, contohnya seperti kita bermain game terdapat yang dinamakan ping semakin rendah ping maka akan semakin bagus respon rate nya. Projek 5G merencanakan latency hingga 1ms yang intinya ini sangat cepat. 

Pada rancangannya terdapat 3 skenario yaitu eMBB (Enhanced Mobile Broadband) hingga 10Gbit/s yang berfojus pada AR dan Cloud AI. kemudian mMTC (Massive Machine Type Communication) dengan koneksi 1million device/km2 dengan focus penerapannya pada smart city. dan uRLLC (Ultra Reliable & Low Latency Communication) hingga 1ms contoh penerapannya berfous pada UaV  automated driving yang memerlukan low latency. Pada awal perkemabangan 5G mereka berfokus pada mengembangkan eMBB. 5G arsitektur berupa NSA dan SA yang artinya NSA(non standalone access) yaitu eMBB saja sedangkan SA(Standalone access) yaitu penggabungan eMBB+mMTC+uRLLC.

Baca juga : Cara Atasi WIFI Bermasalah di windows Anda

        Implementasi 5G yang dalam perkmbangannya bisa kita lihat dari VR/AR/MR. vr yang ada saat ini bertipe glasses VR yang harganya sangat murah namun experience nya sangatlah buruk sesuai harganya bahkan kita harus menggunakan headphone sendiri yang di colokkkan ke device.PC VR tipe VR yang paling bagus dimiliki umat manusia saat ini contohnya milik Oculus. bandwith yang diperlukan untuk vr saat ini 50Mbps dan resolusi 1080px1200p walau experiencenya sudah lumayan  masih banyak kekurangan seperti mesinnya yang harus terhubung dengan kabel selalu agar transfer rate nya cepat dan terasa sangat berat. Ada satu jenis Vr lagi yang belum bisa terealisasikan yaitu Cloud Vr, Cloud vr ini membutuhkan 9,4Gbps bandwith dan 2m/s latency yang tentunya hanya bisa didapat dengan menggunkan 5G, apabila sudah terealisasikan cloud vr ini akan sangat luar biasa vr ini menggunkan system cloud sehingga dia tidak perlu lagi melakukan upgrade hardware yang memakan biaya lebih ataupun kabel yang terhubung ke devide karena semua storage dan perhitungan akan dilakukan oleh server dan dikirimkan ke vr menggunkan cloud itu tadi sehingga membuat kita leluasa dan membuatnya ringan juga.

Baca Juga : Rekomendas HP terbaik Terbaru

        Berhubungan dengan Iot(internet of things) manusia saling terhubung ke jaringan internet melakukan transfer  data. iot apapun itu yang membantu kita mempermudah dan terhubung ke internet. Dengan adanya itu bisa diterapkan pada smart city, smart meter, shared bicycle, smart parking. Cara kerja pada smart parking menggunakan 5G misal yaitu menggunakan device sensor yang terinstal di setiap kendaraan dan mengumpulkan data setiap harinya. Apabila kita akan  mencari tempat parker maka akan disend request ke server dan mungkin visualisasinya di kirim sendback lokasi parker yang warna hijau kosong dan merah sudah terisi. Hal ini diperlukan adanya teknologi 5G. 

Posting Komentar

0 Komentar